Rabu, 28 September 2016

SEDEKAH MENJADI PENERANG DI ALAM BARZAKH



Alam KUBUR (Barzakh). Siapapun pasti pernah mendengarnya, bahkan anak-anak kecil yang baru belajar mengaji juga mulai mengenalnya dari penjelasan ustadz yang mengajarnya, mengenai gambaran betapa mengerikannya ketika manusia sudah memasuki alam kubur, lalu tergambarlah dalam benak anak-anak polos itu tentang gelapnya alam kubur, beratnya siksa kubur, sangarnya malaikat penjaga kubur, serta berbagai masalah akibat dosa yang diperbuat di dunia. Apalagi video-video gambaran dalam kubur juga sudah mulai beredar di internet. Maka timbullah rasa takut dalam diri mereka.


Namun tahukah anda bahwa sebenarnya terdapat suatu amalan yang bisa mengantisipasi masalah-masalah dalam kubur?
Yakni dengan uluran tangan yang gemar bersedekah. Ya, sedekah memang mengandung keajaiban yang tidak semua orang mengetahuinya, dan salah satunya adalah menjadikan alam kubur menjadi terang. Rasulullah SAW bersabda:

عن أنس بن مالك قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: تَصَدَقُوْا فإنَ الصَّدَقَةَ فَكَاكُمْ مِنَ النَارِ (رواه الدرقطني والطبراني وابو نعيم والبيهقي والن عساكر)

“bersedakahlah, karena sesungguhnya sedekah itu bisa mencegah dari api neraka”
Dalam sabda yang lain berbunyi: “takutlah kamu pada siksaan api neraka sekalipun dengan bersedekah separuh buah kurma. Jika kamu tidak mampu, maka cuku dengan kalimat yang baik. (HR. Bukhari Muslim)

Jika melihat hadits di atas, sebenarnya bersedekah tidaklah harus dengan harta benda. Namun mengapa orang-orang merasa sayang atau enggan mengeluarkan sebagian yang dia miliki untuk bersedekah? Apakah dengan bersedekah orang kaya menjadi miskin? Apakah dengan bersedekah seseorang bisa mengalami kebangkrutan? Dan apakah dengan bersedekah orang yang mulia akan jatuh menjadi hina?

Sebenarnya banyak orang yang masih belum mengetahui keajaiban dan keagungan yang terkandung dibalik sedekah. Sesungguhnya bersedekah itu sangat bermanfaat, bukan hanya untuk orang lain yang kita beri sedekah, tetapi juga bagi diri kita sendiri. Salah satunya adalah sucinya harta benda kita dari hal-hal yang bukan hak kita karena sebagian dari harta kita terdapat hak orang lain di dalamnya. Bersedekah tidak harus dengan harta benda, karena senyumpun sudah bernilah sedekah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar