Tampilkan postingan dengan label KAJIAN ISLAM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KAJIAN ISLAM. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 Maret 2017

Hukum Menjual Dideh (Darah dibekukan)


Bu Atun (Santri Kelas Malam)

Hasil gambar untuk darah yang dibekukanAssalamualaikum Ustadzah...
Saya pernah mendengar, bahwa Dideh (Darah yang dibekukan / direbus) itu harom. Lalu bagaimana hukumnya, apabila seseorang menjualnya untuk mencukupi kebutuhan dalam sehari-hari dan menafkahi anak-anaknya mulai kecil hingga besar?


Jawab:

Wa’alaikumus Salam Warahmatullahi Wabarokatuh
Semoga Allah senantiasa memberikan perlindungan kepada kita sekalian dari barang-barang yang Haram. Karena barang-barang yang harom akan berdampak buruk bagi diri kita, baik itu berupa makanan ataupun harta yang kita manfaatkan.

Pembaca yang dicintai oleh Allah Subhanahu wa ta’ala, ketika yaumil qiyamah itu datang, seluruh manusia akan dibangkitkan dari kuburnya, dan diangkat menuju langit, untuk menuju tempat tinggal abadinya (Surga atau Neraka) manusia harus melewati beberapa Fase, yang pertama manusia akan digiring ke Padang Mahsyar,

Rabu, 08 Februari 2017

Mengapa Allah Ciptakan Babi?



Andika Nurul (Salah satu Wali Santri TPQ AL-ANWAR – Yayasan Rahmatul Anwar)




Assalamualaikum Bu Rina, sebelumnya saya ucapkan terima kasih, karena saya telah diberikan kesempatan kali kedua untuk menambah ilmu dengan mengirimkan pertanyaan-pertanyaan yang semoga bisa bermanfaat.

Bu Rina, saya ingin bertanya... mengapa Allah ciptakan BABI, padahal BABI itu haram dan tidak dapat dimanfaatkan segala sesuatu darinya?



JAWAB:

Wa’alaikum salam Warahmatullah...
Alhamdulillah... kali ini pertanyaan yang datang dari Bu Dika membuat saya cukup kuwalahan untuk menjawab. Namun saya bersyukur, karena dengan pertanyaan kritis semacam ini, saya pribadi dapat mencari tahu 1 ilmu yang belum saya ketahui.

Segala puji bagi Allah SWT, yang karena ni’matnya segala kebaikan menjadi sempurna. Bu Dika dan pembaca yang dimuliakan Allah, kita sebagai Hamba Allah yang beriman dan bertaqwa, kita harus percaya bahwa apapun yang diciptakan oleh Allah tidak ada yang sia-sia, pasti semua memiliki faedah

Selasa, 07 Februari 2017

Mengapa Allah Tidak Ciptakan Seluruh Manusia Kaya?

Hasil gambar untuk kaya dan miskin

Riska Dwi (Santri kelas malam Gayatri trem – Yayasan Rahmatul Anwar)

Assalamualaikum ustadzah...
Terkadang saya sering berfikir dan bertanya-tanya, ada benarnya juga lagu sheila on 7 “Mengapa ada derita bila bahagia tercipta? Mengapa ada sang hitam bila putih menyenangkan?”. Dan lagi, ketika saya melihat seorang pengemis, untuk makan saja dia sudah susah, belum lagi harus menafkahi keluarganya. Pertanyaan saya, mengapa Allah ciptakan kaya dan miskin? Kenapa Allah tidak ciptakan manusia sama rata kaya, bukankah manusia sama sederajat di mata Allah?

Jawab:
Wa’alaikumussalam ukhty Riska...
Allahu Akbar, sungguh pertanyaan yang cukup kritis. Sehingga Qodarullah pun turut kita pertanyakan.

Baik ukhty, saya akan coba jawab semampu saya. Manusia diciptakan oleh Allah sudah dengan porsinya masing-masing, baik itu berupa Rizeki, ataupun Jalan kehidupannya. Dan Diapun ciptakan semua secara sempurna dan seimbang. Tiada kata yang pantas kita ucapkan selain “Dialah, Allah yang Maha Adil dan Bijaksana”.

Mengapa Ada derita bila bahagia tercipta?

Rabu, 01 Februari 2017

Sejarah Singkat Pembukuan Al-Qur'an & Surat At taubah tanpa Basmalah


Hasil gambar untuk Surat at taubahBu Andika
Assalamualaikum Warohmatullohi Wabarokatuh.
Ustadzah Rina, mengapa ketika kita membaca surat At-taubah / barooah itu tidak boleh membaca basmalah? Dalam Al-Qur’an pun tidak tercantum kalimat bismillah di awal surat at taubah?

Jawab:
Wa’alaikumussalam Warohmatullohi ta’ala wabarokatuh
Terima kasih atas pertanyaan bu Dika, yang bila kita bahas insya Allah akan menambah wawasan kita dalam AL-Qur’an. 

Sebelum saya masuk ke dalam pembahasan, saya akan sedikit menceritakan sejarah Al-Qur’an pada Masa pemerintahan Rosulullah Muhammad SAW, dan sahabat.

Seperti yang kita ketahui, Al-Qur’an adalah ayat-ayat suci berisi firman Allah SWT yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui perantara malaikat Jibril. Dan Al-Qur’an tidak diturunkan secara langsung dari Al-fatihah hingga An-naas, namun Al-Qur’an

Selasa, 31 Januari 2017

Ibadahnya Baik, Namun Masih Saja Munafiq



Bu Jamali
(Santri kelas malam ‘Gayatri Trem’ - Yayasan Rahmatul Anwar)

Assalamualaikum ustadzah.... saya ingin bertanya.
Bagaimana bila seseorang yang sholat dluhanya Rajin, namun masih MUNAFIQ, dan dia selalu berfikir akan selalu diampuni oleh ALLAH SWT?

Jawab:
Wa’alaikumussalam warahmatullahi....
Masya Allah, semoga kita termasuk Hamba Allah yang Tawwabin.
Baik bu jamali, mengenai pertanyaan ini. berfikir diampuni oleh Allah, itu adalah Husnudzzon padaNya, Allah memang Maha Ghoffar, Maha pengampun. namun janganlah kita berfikir atau menyepelehkan dosa-dosa yang kita perbuat sebab yakin bahwa Allah akan ampuni segala dosa-dosa kita. Masya Allah. Pertanyaan ini akan saya jawab dengan ajakan kepada kita sekalian untuk

Hukum Mencukur Alis



Bu Ema
Assalamualaikum Wr. Wb.
Sunnah mencukur Bulu di Tubuh (ketiak, kemaluan) kurang lebih 40 hari. Bagaimana dengan mencukur bulu Alis?

Jawab:
Wa’alaikum salam Warahmatullah

Anas bin Malik pernah brcerita:
حدثنا قتيبة، حدثنا جعفر بن سليمان عن أبي عمران الجوني عن أنس بن مالك، قال: وُقِّتَ لَنَا رسول الله في وَقْتِ الشَّارِب وتَقْلِيْمِ الاَظْفَار وحَلْقِ العَانَةِ وَنَتْقِ الإبط أنْ لَانَتْرَكَ أكثر مِنْ اَربَعِيْنَ يَوْمًا (رواه المسلم)
Rosulullah memberikan waktu kepada kita dalam mencukur kumis, memotong kuku, membersihkan bulu ketiak dan mencukur bulu kemaluan agar tidak kita tinggalkan lebih dari dari batas waktu 40 hari.

Dari penjelasan di atas, Jelas Rosulullah SAW tidak mencantumkan bulu alis agar kita cukur pula tiap 40 hari sekali. Tidak ada penjelasan bahwa rosulullah men-Sunnahkan hal tersebut. Sedangkan Allah telah menjelaskan dalam Q.S Shood : 82-83, Allah berfirman:

Selasa, 01 November 2016

Rosululloh Muhammad SAW Pahlawan Tanpa Jasa.



Guru adalah suatu profesi yang sangat Mulia. Sering kita dengar dari kecil, bahwa Guru adalah Pahlawan tanpa Jasa. Dari pernyataan tersebut kita meyakini bahwa dari gurulah kita mendapatkan ilmu yang sangat berharga yang tak ternilai dengan apapun.

Sering pula kita dengar bahwa Guru itu “Digugu dan Ditiru”. Ya, benar. Karena Guru adalah teladan bagi murid-muridnya. Maka dari itu, suatu profesi yang harus dikerjakan selama 24 jam non stop adalah GURU, mengapa demikian? Karena tidak hanya di kelas Profesi Guru disandang, di luar kelaspun seorang Guru harus tetap menjaga sikap dan perkataannya layaknya seorang Guru yang menjadi suri tauladan.

Dan sebaik-baik Guru yang patut kita teladani adalah Guru Besar kita, Rasulullah Muhammad SAW. Beliau selalu mengajar dan mendidik para sahabat dengan

Kamis, 13 Oktober 2016

PEMABUK ITU WALIYULLOH



Diceritakan bahwa dahulu hidup seorang lelaki yang dikenal sebagai orang yang gemar berbuat maksiat kepada Allah. Orang-orang mengenalnya sebagai peminum khamar hingga mereka tidak tidak pernah peduli terhadap apapun yang menimpanya. Ini terbukti saat kematian menjemputnya. Tidak ada seorang pun dari sanak saudara, dan para tetangga yang sudi melayat ataupun mengurus jenazahnya. 

Sang istri sedih, bingung luar biasa. Setelah menunggu sekian lamanya tetap tak ada seorangpun yang peduli dan datang untuk mengurus mayat suaminya, sampai pada akhirnya wanita itu memutuskan untuk untuk menyewa orang agar memandikan dan mengkafaninya. Seusai mengkafani jenazah suaminya, orang itu dibayar dan disuruh membawa tubuh suaminya ke tengah lapangan dengan harapan barang kali ada orang yang peduli untuk mensholati dan mengubur jasadnya.

Kamis, 29 September 2016

RIZEKI YANG BERKAH



RIZEKI YANG BERKAH
Apa itu berkah?
Sering kali kita mendengarkan, mengucapkan bahkan berdo’a untuk mendapatkan keberkahan, baik dalam umur, keluarga, usaha, maupun rizeki dll. Akan tetapi, pernahkah kita bertanya, apakah yang dimaksud dengan keberkahan itu? Dan bagaimana cara kita memperolehnya?
Secara bahasa kata Barokah berarti berkembang, bertambah dan kebahagiaan. Imam AN-Nahrawi rahimahullah berkata, dalam kitab Syarhu Shahih Muslim: “Asal makna keberkahan, ialah kebaikan yang banyak dan abadi”.
Keberkahan itu adalah melekatnya kebaikan dan manfaat dari segala sesuatu, termasuk rizeky. Jika jumlahnya sedikit ia akan meningkat, jika jumlahnya banyak ia akan memberikan manfaat yang banyak pula. Dan berkah yang paling tinggi adalah jika segala sesuatu (termasuk Rizeki) digunakan untuk mengabdi kepada Allah SWT.
Memperoleh keberkahan Rizeki
Bagaimanakah cara agar kita memperoleh rizeki yang berkah? Pernahkan pertanyaan ini terlintas di benak kita? Pertama, Mari kita mulai dengan meluruskan niat kita, segala sesuatu tergantung niat. Perbuatan baik pun jika niatnya salah maka akan bernilai salah juga. Rizeki yang diperoleh diniatkan untuk memuliakan kehidupan, memberi manfaat bukan hanya bagi kita tapi orang di sekitar kita.

Rabu, 28 September 2016

SEDEKAH MENJADI PENERANG DI ALAM BARZAKH



Alam KUBUR (Barzakh). Siapapun pasti pernah mendengarnya, bahkan anak-anak kecil yang baru belajar mengaji juga mulai mengenalnya dari penjelasan ustadz yang mengajarnya, mengenai gambaran betapa mengerikannya ketika manusia sudah memasuki alam kubur, lalu tergambarlah dalam benak anak-anak polos itu tentang gelapnya alam kubur, beratnya siksa kubur, sangarnya malaikat penjaga kubur, serta berbagai masalah akibat dosa yang diperbuat di dunia. Apalagi video-video gambaran dalam kubur juga sudah mulai beredar di internet. Maka timbullah rasa takut dalam diri mereka.


Namun tahukah anda bahwa sebenarnya terdapat suatu amalan yang bisa mengantisipasi masalah-masalah dalam kubur?